Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menghadiri acara 25 Tahun Pengabdian Paskibraka di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (10/11/2018) malam.
Dalam pidatonya, Megawati bercerita sebagai saksi hidup kala bendera Merah-Putih dikibarkan pasca kemerdekaan Indonesia pada 1964. Pasalnya, ketika itu putri kandung proklamator Soekarno itu turut menjadi anggota Paskibra yang mengibarkan bendera pusaka asli yang dijahit langsung ibundanya, Fatmawati.
"Saya saksi hidup pada tahun 1964 mengibarkan bendera pusaka asli. Sampai bayangkan kita jadi saksi hidup nantinya, digantikan generasi pemuda-pemudi yang lain," kata Megawati di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (10/11/2018) malam.
Megawati mengaku bangga pernah menjadi angggota Paskibra. Menurutnya, seorang Paskibraka adalah putra-putri terbaik yang diberikan tugas menyerahkan langsung bendara pusaka ke Kepala Negara dalam peringatan HUT RI pada 17 Agustus.
"Kita membawa simbol negara kita, Merah Putih, perjalanan kita. Kita berikan ke tangan Presiden Republik Indonesia. Kita pun dengan langkah tegap, dalam pikiran kita itu sejak tahun '50. Ketika itu saya juga keluarga Presiden setelah tahun 1945 Indonesia merdeka," ungkap Megawati
Dalam acara tersebut juga turut hadir sejumlah tokoh seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, juga Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto.
Berita Terkait
-
Munin, Penyebar Hoaks Megawati Vonis Penjara 1 Bulan 15 Hari
-
Pasca Gempa Palu, Megawati Minta Jakarta Bersiap Hadapi Bencana
-
Megawati Sayangkan Indonesia Belum Punya Early Warning System
-
Megawati Marah Kwik Kian Gie Putuskan Gabung ke Timses Prabowo
-
Cerita Kocak Megawati Saat Peluncuran Tagline Milenial PDIP
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?