Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie melaporkan sejumlah akun di media sosial ke polisi lantaran dianggap menebar fitnah dan pencemaran nama baik
Kuasa hukum Grace Natalie, Muanas Al Aidit menyebut jika serangan dan tudingan negatif terhadap kliennya bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, Grace sebelumnya pernah dituduh menjadi perempuan selingkuhan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Yang paling penting bahwa ini adalah ke sekian kalinya PSI diserang kepada posisi Ketum Grace Natalie, karena sebelunya pernah ada akun hoaks juga yang menyebarkan perselingkuhannya dengan Pak Ahok," ujar Muanas di Polda Metro Jaya, Rabu (14/11/2018).
Muanas menyebut, dalam laporan tersebut pihaknya membawa beberapa barang bukti seperti tangkap layar postingan Facebook atas nama Srikandi Rahayu Ningsih.
"Ya pasti itu lah konten, screen capture, kemudian link url facebook itu juga kami masukkan sebagai bukti," jelasnya.
Lebih jauh, Muanas mensinyalir ada beberapa akun yang diduga melakukan fitnah terhadap Grace. Sampai saat ini pihaknya masih melakukan proses verifikasi dan telah menemukan 5 hingga 6 akun.
"Ya kita inventarisir ada banyak juga. Ada Rudi hadisaputra, mungkin lebih dari 5 atau 6 lah. Kan inventaris dari teman-teman masih berjalan," tukas Muanas
Berita Terkait
-
Foto Grace Dipermak Bugil dan Disebut PSK, PSI Lapor Polisi
-
Foto Setengah Telanjang Ketua PSI Grace Natalie, Ternyata Hoaks
-
Ciri-ciri Pembunuh 1 Keluarga di Bekasi Sudah Dikantongi Polisi
-
Ungkap Pembunuhan Keji Satu Keluarga, Polisi Periksa 12 Saksi
-
Polisi Belum Usut Dugaan Ratna Sarumpaet Pakai Uang Sumbangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT