Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melaporkan sejumlah akun media sosial, yang diduga menyebar fitnah terhadap Ketua Umum Grace Natalie.
Melalui kuasa hukumnya, Muanas Al-Aidit dan sejumlah kader PSI, sejumlah akun facebook tersebut dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Rabu (14/11/2018).
Muanas menyebut ada sekitar 5 sampai 6 akun Facebook yang dilaporkan oleh pihaknya. Salah satunya atas nama Srikandi Rahayuningsih.
Dirinya mengatakan, serangan terhadap Grace di media sosial tersebut berupa konten tulisan dan gambar yang merujuk pada satu bentuk tindak asusila.
"Di antaranya adalah berupa gambar, tampilan di mana Ketum PSI Grace dalam posisi yang sangat menggambarkan tindakan asusila, berupa ketelanjangan. Itu dugaan tindak pidana yang dilarang dalam UU Pornografi," ujar Muanas di Polda Metro Jaya, Rabu (14/11/2018).
Selain itu, lanjut Muanas, serangan melalui konten tulisan itu adalah menyebutkan Grace adalah pelacur. Dirinya menyebut, tudingan yang ditujukan kepada Grace secara tidak langsung juga menyerang partainya, PSI.
"Makanya nanti yang kami laporkan Pasal 27 tentang pencemaran nama baik, kemudian yang kedua ujaran kebencian. Karena ini menyerang kehormatan dan kebencian terhadap kelompok tertentu, golongan yang dimaksud jelas kepada PSI," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan menuntut beberapa akun tersebut dengan Undang-Undang Pornografi. Hal tersebut dikarenakan ada pengeditan atas foto Grace tersebut.
Hingga kekinian, Muanas dan PSI masih melapor di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Merpati Airlines Tak Jadi Pailit, Siap-siap Mengudara Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT