Suara.com - Bayu Yuniarti, Istri dari Abdullah Fitri Setiawan atau Dufi diminta terbuka soal sosok suaminya. Yuniarti sudah ditemui kepolisian, Senin (19/11/2018) kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, polisi menghimbau Yuniarti agar lebih terbuka untuk memberikan informasi tentang Dufi, terkhusus masalah pekerjaan korban. Nantinya, informasi tersebut akan menjadi modal polisi untuk mengungkap motif tewasnya Dufi.
"Terkahir polisi kemarin nanya ke pihak istri kalau ada masalah keluarga dan pekerjaan yang dialami Dufi tolong diceritakan" ujar Yuyun (36), salah satu kerabat Dufi kepada Suara.com, Selasa (20/11/2018).
Namun pihak keluarga terutama istri kesulitan untuk menceritakan masalah yang dialami Dufi selama ini. Pasalnya Dufi terlihat tidak memiliki maslah keluarga dan pihak istri tidak tahu jika suaminya itu terlibat masalah lain dalam pekerjaanya.
"Memang Dufi ini agak tertutup kalau masalah pekerjaan, sama sekali nggak pernah cerita. Dan justru di kami (keluarga) dia tidak punya masalah apa - apa, dia akhri akhir ini malah dekat sekali dengan anak - anaknya," jelasnya.
Yuyun menambahkan dua bulan terakhir Dufi terlihat sangat dekat dengan ke enam anaknya. Kedekatan ini bahkan dinilai Yuyun tidak seperti biasanya.
"Di akhir akhir - akhir dua bulan ini sama sedang baik baiknya. Sering ajak main dan sering ajak jalan anak anak," terangnya.
Hingga saat ini. Yuyun mengaku belum ada informasi perkembangan dari penyidikan yang dilakukan polisi. Ia berharap polisi dapat dengan segera mengungkap kebenaran dari tewasnya Dufi.
Sebelumnya, Dufi ditemukan tewas didalam tong sampah di kawasan Klapanunggal, Bogor pukul 06.30 WIB, Minggu (18/11/2018). Ia ditemukan dalam posisi tangan dan kaki terikat dengan lakban. Mobil Toyota Kijang Inova yang ia bawa pun hilang beserta harta benda dan kartu identitasnya.
Baca Juga: Mayat di Dalam Drum, Dufi Terlihat Aneh 2 Bulan Terakhir
Berita Terkait
-
Sebelum Tewas Tergorok, Dufi Mendadak Ajak Anak Jalan - jalan
-
Mayat di Dalam Drum, Dufi Terlihat Aneh 2 Bulan Terakhir
-
Kasus Mayat dalam Tong, Polisi Temukan Barang Pribadi Milik Dufi
-
Tewas dalam Tong, Jasad Dufi Disatukan di Liang Kubur Ayahanda
-
WA Terakhir Eks Wartawan Dufi Sebelum Tewas di Tong Sampah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks