Suara.com - Aparat kepolisian akhirnya mampu menangkap pelaku pembunuhan gadis pemandu karaoke Ciktuti Iin Puspita, yang mayatnya ditemukan disimpan dalam lemari indekosnya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11).
Dua pelaku pembunuhan perempuan pemandu lagu karaoke bernama Ciktuti Iin Puspita, yang mayatnya disimpan dalam lemari indekos di Mampang Prapatan, jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018), berhasil ditangkap aparat kepolisian.
Kapolres Jaksel Komisaris Besar Indra Jafar mengatakan, kedua pelaku adalah perempuan dan laki-laki. Pelaku perempuan bernama Nissa Regina (17) dan lelaki bernama Yustian. Mereka adalah sepasang kekasih.
Ia menuturkan, kedua pelaku ditangkap di daerah Merangin, Jambi. Penangkapan keduanya dilakukan setelah Polres Jaksel berkoordinasi dengan Polres Merangin serta Polda Jambi.
Indra mengungkapkan, aparat berhasil menjejak keberadaan R dan YAP berdasarkan tanda-tanda dan fakta di lapangan.
“Ditambah lagi data dari kamera pengawas alias CCTV. Keduanya sempat bertamu ke indekos korban,” jelasnya.
Regina dan Yustian ditangkap saat bus yang mereka tumpangi dihentikan polisi di daerah Kabupaten Merangin, Jambi.
Keduanya ditangkap pada Selasa 21 November 2018, saat melarikan diri ke Sumatera Barat menggunakan bus.
Kedua pelaku kini sudah diterbangkan dari Jambi menuju Jakarta untuk proses hukum selanjutnya.
Baca Juga: Haris Simamora Rekonstruksi Bunuh Keluarga Gaban di 6 Lokasi
Sementara Polres Jaksel akan membeberkan pembunuhan sadis Iin Puspita, Kamis (22/11/2018) besok. Sampai kini motif pembunuhan dilakukan diduga karena dendam tersinggung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura