Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membicarakan soal besaran gaji seorang jenderal. Menurutnya jika seorang jenderal terlihat hidup dalam kemewahan, maka patut dipertanyakan sumber dananya.
Saat memberikan pidato di acara pembekalan relawan pendukung Prabowo-Sandiaga, Prabowo sempat bercerita dianggap banyak orang sebagai keturunan dari keluarga berada. Padahal menurutnya sang Ayah, Soemitro Djojohadikoesoemo, hanyalah seorang guru besar yang gajinya tidak begitu besar.
"Ada yang mengatakan Prabowo anak orang kaya, babe gue dulu guru tahu enggak, guru besar, tanya gajinya berapa, iya keren enggak punya duit. Anak-anaknya Pak Mitro (Soemitro, ayah Prabowo) yang beliin mobil Pak Mitro," kata Prabowo saat berpidato di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).
Usai mengatakan itu, Prabowo kemudian menanyakan soal besaran gaji seorang jenderal. Pasalnya menurut Prabowo, gaji seorang panglima juga tidak besar.
"Jenderal gajinya berapa?Kalau jenderal hidupnya mewah-mewah, perlu kita pertanyakan juga duitnya dari mana?," ujarnya.
Seolah ingin mendukung pernyataannya, Prabowo pun menanyakan langsung kepada purnawirawan yang juga hadir dalam acara tersebut. Prabowo langsung 'nembak' kalau gaji seorang anggota TNI hanya sekitar Rp 4 juta.
"Senior gue banyak di sini nih, waduh, junior gue juga banyak. Segmen lu berapa? Rp 3,9 juta," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Klaim Ada Elite yang Ingin Dukung Dirinya Tapi Diancam
-
Prabowo Sebut 55 Persen Rakyat Buta Huruf, Ini Data BPS
-
Tak Punya Duit, Prabowo Minta Sumbangan Rp 2 Ribu Juga Diterima
-
Titiek Soeharto Dielu-elukan Massa, Prabowo: Saya yang Nyapres
-
Prabowo: Elite-elite yang Memimpin Sekarang Ini Banyak Lagak!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM