Suara.com - Seorang waria bernama Sutrisno alias Rosa (35) mengaku bisa mendatangkan banyak emas secara gaib. Namun dia ditangkap polisi karena menipu.
Satreskrim Polres Jombang menangkap Rosa, warga Desa Krecek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Korban penipuan Rosa adalah Siti Kalimah, warga Jl Pandega Desa Mojongapit, Jombang Kota.
Ceritanya, Kalimah didatangi oleh Rosa. Rosa menjanjikan bisa mengambil emas secara gaib di rumah Kalimah. Menurut pelaku, banyak emas bertebaran di rumah tersebut.
Sebelum mengambil emas, Rosa punya syarat khusus. Yakni, seluruh perhiasan dan Hp korban harus diserahkan ke pelaku sebagai syarat pengambilan emas secara magis. Selanjutnya pelaku mengajak korban ke pasar untuk membeli kembang.
Nah, saat membelik kembang itulah korban ditelantarkan di pasar. Rosa menghilang berikut barang berjarha milik Kalimah. Sadar menjadi korban penipuan, Kalimah melaporkan kasus tersebut ke polisi. Selanjutnya dilakukan pengejaran.
Walhasil, pelaku berhasil dibekuk saat berada di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Jl Wahab Hasbullah, Tambakberas, Jombang.
"Kita juga menyita satu unit HP Merk Samsung J 7 warna hitam dan uang tunai sekitar Rp 4 juta hasil kejahatan. Pelaku dijerat pasal 378 KUHP," ujar Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setya Budi, Kamis (22/11/2018). (BeritaJatim.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!