Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan seluruh jajaran siaga mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan digelar pada 17 April 2019.
"Saya harap teman-teman menjaga kesehatan, stamina, dan endurance sehingga kita mampu melakukan pengamanan dengan baik," kata Irjen Polisi Idham Azis di Jakarta, Sabtu.
Idham menekankan Ibu Kota Jakarta merupakan barometer bagi wilayah lain sehingga Polda Metro Jaya harus maksimal mengamankan dan mengawal pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Dikatakan Idham, pimpinan Negara Republik Indonesia maupun Polri menyimpan harapan kepada anggota kepolisian agar mengayomi, serta melayani masyarakat dengan baik.
"Jaga soliditas karena itu modal dasar," ujar jenderal polisi bintang dua itu seperti dilansir Antara.
Idham juga mengingatkan seluruh anggota Polda Metro Jaya untuk mengamankan rencana aksi damai Reuni "212" yang diperkirakan akan melibatkan massa dalam jumlah besar.
Kapolda Metro Jaya meminta seluruh anggota kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya menyiapkan diri guna mengamankan aksi tersebut.
Berita Terkait
-
Ma'ruf Amin Janji Mundur dari MUI Jika Terpilih di Pilpres 2019
-
Serangan Siber Pemilu 2019, BSSN Kontak Facebook dan Twitter
-
Jelang Pemilu, Kemendagri Tekankan Peran Masyarakat dan Pemda
-
Sandiaga Uno Resmikan Laman Daring untuk Kampanye Pahese
-
Setuju Gaji Guru Naik, Fadli Zon: Angkanya Harus Sesuai Kemampuan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia