Suara.com - Bendaraha DPW PAN DKI Jakarta Bambang Kusumanto menyambut baik soal perpindahan Abraham Lunggana atau Haji Lulung dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke PAN. Menurutnya, perpindahan Haji Lulung dianggap sebagai hijrah dari partai penista agama menuju partai pro ulama.
"Ini merupakan hijarahnya aspirasi umat dari partai penista agama ke partai pro ulama dan pro rakyat," kata Bambang usai menghadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI di gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat Selasa (27/11/2018).
Pernyataan yang diungkapkan oleh Bambang itu pun disambut teriakan takbir dari massa pendukung Haji Lulung yang turut memadati gedung DPRD. Haji Lulung yang mengenakan jas berwarna biru itu pun hanya tersenyum mendengar pernyataan itu.
Bambang menjelaskan, dengan bergabungnya Haji Lulung, PAN meneguhkan komitmen untuk mencari wakil rakyat dari kalangan umat Islam. Selain itu, Bambang juga ingin PAN menjadikan Jakarta sebagai rumah besar umat Islam.
"Ini bukti kami meneguhkan komitmen untuk mewujudkan kepemimpinan dewan yang berasal dari kalangan umat. Bersama Haji Lulung untuk menjadikan PAN Jakarta rumah besar umat Islam Jakarta," ungkap Bambang.
Berita Terkait
-
Senin Pekan Depan, PAN Kirim Surat Pengganti Taufik Kurniawan
-
Taufik Kurniawan Ikuti Mekanisme Pergantian Wakil Ketua DPR
-
Eggi Laporkan Grace, Untuk Mengembalikan Suasana Seperti Pilkada?
-
Kubu Jokowi Berharap Muhammadiyah Tidak Terseret Politik Praktis
-
PPP: Pernyataan Amien Rais akan Jewer Haedar Rugikan Muhammadiyah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!