Suara.com - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang telah menjalani pemeriksaan terkait kasus penyebaran berita bohong atau hoaks atas tersangka Ratna Sarumpaet.
Pengacara Nanik, Martha Dinata menyampaikan, waktu pemeriksaan yang dijalani kliennya hanya sekitar 30 menit.
"Di dalam 30 menit, lebih lama menunggu makanan," kata Martha saat dihubungi, Selasa (27/11/2018).
Meski pemeriksaan terbilang singkat, Martha mengaku kliennya kebingungan saat berada di ruang penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sebab, kata dia, Nanik merasa kasus penyebaran hoaks ini sudah selesai.
"Bu Nanik bingung mau ngomong apa, karena kan kasusnya sudah selesai, dan Bu Nanik tidak ingin terpojok bahwa seolah-olah beliau punya hubungan dengan Bu Ratna, padahal tidak tahu apa-apa," tutur Ega.
Pemeriksaan ini merupakan kali kedua Nanik. Sebelumnya polisi sudah pernah memeriksanya sebagai saksi dalam kasus hoaks Ratna pada 15 Oktober 2018 lalu. Dia pun menduga polisi akan kembali memanggil saksi baru untuk mendalami kasus tersebut.
"Mungkin akan lebih dalam jika ada saksi baru," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat