Suara.com - Anggota Polres Bintuni bernama Ipda Yusak Tamo hingga kini belum ditemukan usai perahu panjang (long boat) yang ditumpanginya tenggelam Muara Sumuri-Bintuni, Papua Barat, Senin (26/11/2018). Saat kejadian perahu tersebut tenggelam, hanya tiga orang yakni Ipda Sehe, Jefri Kamisofa dan Ibnu yang bisa selamat
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari, George Leo Mercy Randang mengatakan, tim pencarian dan penyelamatan gabungan yang terdiri dari Pos SAR Bintuni, Polairud Bintuni, Polres Bintuni, TNI-AL, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Bintuni dan masyarakat setempat terus mencari Ipda Yusak Tamo.
“Tim penyelamat gabungan masih berupaya mencari korban, karena sinyal di titik lokasi kejadian kurang bagus,” kata George seperti dilansir Kabarpapua.co--jarigan Suara.com, Selasa malam.
Sejauh ini, dia mengaku belum bisa mengetahui penyebab perahu yang ditumpangi Iptu Yusak dan tiga penumpang lain tenggelam. Namun, dugaan sementara, mesin perahu yang dari Teluk Bintuni tujuan Distrik Aranday itu tiba-tiba mati dan diterjak ombak.
“Tapi setibanya di lokasi kejadian, perahu yang ditumpangi para korban berputar haluan, mesin perahu mati mendadak dan dihantam gelombang hingga terbalik,” jelas George.
Ketika perahu tersebut terbalik, penumpang bernama Ibnu mengalami luka bakar akibat siraman bensin yang tumpah. Meski begitu, Ibnu bersama anggota polisi Ipda Sehe dan Jefri Kamisofa berhasil menyelamatkan diri, sementara Ipda Yusak Tamo hilang.
“Sampai saat ini tim penyelamat masih bekerja ekstra untuk melakukan pencarian terhadap Ipda Yusak Tamo. Mudah-mudahan korban secepatnya ditemukan,” jelas George.
George mengungkapkan, korban sampai saat ini belum ditemukan karena air sungai di lokasi kejadian keruh dan berwarna coklat. Bahkan di wilayah tersebut banyak hutan bakau dan jauh dari pemukiman penduduk.
“Itu juga menjadi hambatan bagi tim ketika melakukan pencarian pada lokasi kejadian. Walaupun ada hambatan, kami akan berupaya mencari korban sesuai prosedur yang berlaku,” kata dia. (Kabarpapua.co)
Baca Juga: Jadwal Korea Masters Hari Ini: 20 Wakil Indonesia Jalani Babak I
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi