Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis hasil pemetaan indeks kerawanan pemilu (IKP) 2019. Dari hasil penelitian yang dilakukan, Provinsi Papua Barat menjadi provinsi dengan tingkat kerawanan Pemilu tertinggi di Indonesia.
Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, IKP disusun beberapa tahapan dimulai sejak Juni hingga September 2018. Dari hasil penyusunan itu, ditemukan beberapa provinsi di Indonesia yang masuk dalam kategori tingkat kerawanan tertinggi.
"Tertinggi pertama adalah Papua Barat dengan skor 52,83, disusul DI Yogyakarta dengan skor 52,14 dan Sumatera Barat dengan skor 51,21," kata Abhan saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2018).
Di posisi berikutnya yakni peringkat keempat hingga kesepuluh dengan tingkat kerawanan tertinggi adalah Provinsi Maluku dengan skor 51,02, Sulawesi Tenggara skor 50,86, Nangroe Aceh Darussalam skor 50,59. Disusul dengan Nusa Tenggara Timur skor 50,52, Sulawesi Selatan skor 50,26, Sulawesi Tengah skor 50,5, dan Sulawesi Utara 50,2,
"Lalu ada Provinsi Lampung, Jambi, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, dan Papua. Total ada 15 provinsi yang masuk kategori tingkat kerawanan tinggi," tutur Abhan
Sementara untuk provinsi dengan angka kerawanan terendah adalah Provinsi Bangka Belitung skor 44,18, Sumatera Selatan skor 43,75 dan DKI Jakarta 44,78. Ketiga provinsi ini masuk ke dalam kategori kerawanan sedang, sementara tidak ada satupun provinsi yang masuk kategori kerawanan rendah.
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Capres, Jokowi Curhat Nggak Boleh Bagi-bagi Sepeda
-
Jelang Pemilu, Masyarakat Indonesia Masih Percaya Demokrasi
-
Bawaslu Tunda Sidang Gugatan OSO soal Tak Diloloskan Jadi Caleg
-
Agar Tak Salah Kasih Fasilitas ke Jokowi, KPU Sambangi Istana
-
Mendag RI: Caleg Bagi-bagi Sembako, Pembelian Beras Berkurang
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme