Suara.com - Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengklaim, bakal membuat stasiun televisi sendiri karena menilai media massa tak ada yang berpihak kepada dirinya.
Rencananya itu diungkapkan Prabowo saat berpidato di hadapan pendukungnya di Yogyakarta, Rabu (28/11/2018).
“Walaupun tim Prabowo – Sandiaga kalah di bidang materi, kami tidak ada televisi yang mendukung, sebentar lagi kita punya televisi sendiri,’’ kata Prabowo di Gedung Sasono Hinggil, Kraton Yogyakarta.
Prabowo mengungkapkan, stasiun televisi yang mau dibuatnya bakal menggunkan satelit dengan saluran khusus.
“Saluran Chanel 8 tapi satelit,” ungkapnya.
Mendengar hal tersebut, pendukung Prabowo sempat tertawa. Prabowo langsung menegur seraya menyampaikan pendukungnya menggalang iuran agar bisa menonton stasiun televisi kubunya.
Prabowo menganjurkan iuran itu dilakukan agar pendukungnya bisa membeli parabola guna menonton saluran khusus tersebut.
“Jangan ketawa kalau mau berjuang ya harus, kalian urunan beli parabola harganya Rp 2 juta. Kalau dua puluh orang kan cuma iuran Rp 100 ribu per orang. Itu saluran kita sendiri, jadi kalian bisa mendengarkan berita yang benar,’’ ujar Prabowo.
Prabowo lantas mengindir stasiun televisi di Indonesia hanya dikuasai segelintir orang.
Baca Juga: Traveloka Ditinggal Pendirinya, Derianto Kusuma
“Kalau TV lain kalian sudah mengertilah, TV kalian tahu punya siapa, jangan sebut orang, nanti dilaporkan, nanti dipanggil,’’ ujar Prabowo.
Kontributor : Abdus Somad
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN