Suara.com - Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengklaim, tak ada media massa yang mendukungnya dalam Pilpres 2019.
Termutakhir, Prabowo menegaskan memboikot stasiun televisi swasta Metro TV yang dianggap merugikan kubunya.
Saat berpidato di hadapan pendukungnya di Yogyakarta, Rabu (28/11/2018), Prabowo mengatakan bakal membuat stasiun televisi sendiri.
“Walaupun tim Prabowo – Sandiaga kalah di bidang materi, kami tidak ada televisi yang mendukung, sebentar lagi kita punya televisi sendiri,’’ kata Prabowo di Gedung Sasono Hinggil, Kraton Yogyakarta.
Prabowo mengungkapkan, stasiun televisi yang mau dibuatnya bakal menggunkan satelit dengan saluran khusus.
“Saluran Chanel 8 tapi satelit,” ungkapnya.
Mendengar hal tersebut, pendukung Prabowo sempat tertawa. Prabowo langsung menegur seraya menyampaikan pendukungnya menggalang iuran agar bisa menonton stasiun televisi kubunya.
Kontributor : Abdus Somad
Baca Juga: Konser Ed Sheeran di Jakarta Dijamin Berkelas Internasional
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global
-
Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak
-
Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS
-
Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum
-
Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi
-
Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden
-
Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit
-
Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR