Suara.com - ABG berusia 19 tahun bernama Rizal Muzaki, yang membakar dirinya sendiri di halaman belakang SDN Karawaci 13, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya, Jumat (30/11/2018).
Luka bakar yang mencapai 90 persen tersebut terlalu parah hingga sulit untuk disembuhkan, sehingga Rizal meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Kapolsek Karawaci Komisaris Abdul Salim mengatakan, pihaknya menerima kabar korban meninggal saat membesuk korban.
“Pada saat tiba di rumah sakit korban sudah dinyatakan meninggal oleh Dokter RS Fatmawati Jakarta Selatan pada pukul 22.00 WIB,” ujar Abdul Salim seperti diberitakan BantenHits—jaringan Suara.com, Jumat.
Rizal Muzaki nekat membakar dirinya sendiri di halaman belakang SDN 13 Karawaci, Kota Tangerang, Kamis dini hari, 29 November 2018.
Aksi nekat Rizal dilakukan tengah malam seusai membantu orangtuanya berjualan pecel lele tak jauh dari lokasi kejadian.
“Dia membawa minyak tanah dan korek api gas. Lalu membakar seluruh badannya,” ujar Kapolsek Karawaci Komisaris Abdul Salim, Kamis, 29 November 2018.
Saat kobaran api tengah membakar tubuh korban, salah seorang rekan korban, Ade Rohman melintas di sekolah tersebut. Ade langsung berteriak meminta tolong, saat melihat ada orang terbakar di dalam area sekolah.
“Setelah itu warga menolong korban dan membawa ke RS Tiara untuk mendapat pertolongan pertama,” jelas Abdul Salim.
Baca Juga: Anies Sangkal Berpolitik Balas Budi ke Massa Aksi 212
Berita ini kali pertama diterbitkan Bantenhits.com dengan judul ”Pemuda yang Bakar Diri di Karawaci Meninggal Dunia”
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan