Suara.com - Polri mengapresiasi pelaksanaan Reuni Akbar 212 di kawsan Monas, Jakarta Pusat, berlangsung aman dan tertib. Mulai dari Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga sejumlah tokoh dan elit parpol pendukung Prabowo - Sandiaga Uno hadir bersama eks pedemo Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tertibnya acara merupakan keberhasilan dari kerja sama semua pihak.
"Sangat kondusif. Ini merupakan keberhasilan kerja sama Polri dan TNI yang mengamankan kegiatan tersebut, sehingga berjalan sangat kondusif," kata Dedi saat dihubungi Minggu (2/12/2018), seperti dilansir Antara.
Dedi menjelaskan, situasi kondusif tak lepas dari peran para peserta Reuni Akbar 212 yang turut menjaga ketertiban selama berlangsungnya acara.
"Masyarakat semakin sadar dan cerdas bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama," katanya.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyampaikan sebanyak 20 ribu personel gabungan dari unsur TNI-Polri akan dikerahkan untuk mengamankan aksi Reuni Akbar Mujahid 212.
Puluhan ribu aparat gabungan itu disebar ke sejumlah titik selama acara reuni akbar itu berlangsung.
"Jadi ada 20.000 personel gabungan dari TNI, Polri dan juga oleh pemerintah daerah," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (30/11/2018).
Baca Juga: Nyanyi Lagu Sontoloyo bareng Ahmad Dhani, Fadli Zon Kena Semprot
Berita Terkait
-
Seruan Ganti Presiden Menggema di Reuni 212, Fadli Zon : Apa Salahnya
-
Teuku Wisnu Hingga Jaja Miharja, 5 Artis Ini Ikut Reuni 212 di Monas
-
Bersumpah Tak akan Minta Maaf ke Jokowi, Habib Bahar Pilih Busuk di Penjara
-
Petinggi Parpol Hingga Buni Yani Hadiri Reuni 212
-
Anies Bicara Soal Janji Politik dan Minta Didoakan di Reuni Akbar 212
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran