Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota menyebabkan dua titik di Jakarta Timur terendam banjir hingga setinggi 40 sentimeter, Senin (3/12/2018). Hingga kini, banjir pun mulai surut.
Kedua titik yang direndam banjir, yakni RT 10/05, Rawaterate, Cakung dengan ketinggian air hingga 40 sentimeter dan RW 7, 8, 9, 10 di Cakung Timur dengan ketinggian banjir 10 sentimeter.
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan kedua wilayah tersebut memang merupakan daerah rawan banjir. Banjir di wilayah Rawaterate disebabkan meluapnya Kali Cakung Lama yang berbatasan langsung dengan Jakarta Utara.
"Limpahan dari utara tadi ke Rawaterate pasti banjir ya karena kali kecil di perbatasan, jadi air tumpahan ke kita tuh air," kata Anwar saat ditemui di Halte TransJakarta Pusat Grosir Cililitan, Jakarta Timur, Senin (3/12/2018).
Sebelumnya, melalui akun Twitter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan banjir di Rawaterate mencapai rata-rata 1 meter atau setinggi pinggang orang dewasa.
"Info #Banjir Senin, 03 Desember 2018 | Ketingian air rata-rata 1 meter | RT 010 RW 05 kel. Rawaterate, Cakung, Jaktim," tulis melalui akun BPBD DKI.
Menurut Anwar, ketinggian air tidak mencapai 1 meter. Kondisi banjir terus mengalami penurunan, menurut update terakhir ketinggian air sudah surut menjadi 40 sentimeter.
"Hanya 40 sentimeter kok bukan sepinggang, kalau di Cakung Timur 10 sentimeter. Cepet biasanya surut, tergantung tapi kalau hujannya banyak kalinya meluap," ungkap Anwar.
Baca Juga: Sebut Jokowi Banci, Pemeriksaan Habib Bahar Bin Smith Tetap di Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!