Suara.com - Akademisi sekaligus intelektual Rocky Gerung akhirnya memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus berita bohong atau hoaks atas tersangka Ratna Sarumpaet, Selasa (4/12/2018).
Rocky mengaku dirinya tengah berada di Gunung Elbrus, Rusia pada saat heboh foto lebam Ratna Sarumpaet tersebar.
"Pada waktu kejadian, saya ada di ketinggian 5.600 di gunung es. Jadi saya tidak tahu apa yang terjadi di Jakarta. Saya di gunung di Rusia di Elbrus," kata Rocky Gerung di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (4/12/2018).
Menurut Rocky, dirinya baru mengetahui kasus hoaks Ratna Sarumpaet tersebut sepulang dari Rusia. Rocky mengaku baru tahu setelah melihat Twitter dan Facebook.
"Saya berada di ketinggian di kedinginan. Saya berada di sini di dataran rendah kepanasan. itu jaraknya," ujar Rocky Gerung.
Sebelumnya, Rocky Gerung batal menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus penyebaran berita bohong atas tersangka Ratna Sarumpaet. Sejatinya, Rocky dijadwalkan akan diperiksa pada Selasa (27/11/2018) pukul 14.00 WIB.
Namun menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, pemeriksaan itu batal karena Rocky Gerung meminta dijadwalkan ulang. Hingga akhirnya, Rocky memenuhi panggilan polisi itu pada Selasa (4/12/2018) hari ini.
Berita Terkait
-
Naik Gunung Jadi Alasan Rocky Gerung Mangkir dari Panggilan Polisi
-
Rocky Gerung Kembali Diperiksa Polisi Terkait Kasus Ratna Sarumpaet
-
Berkas Belum Rampung, Penahanan Ratna Sarumpaet Diperpanjang Lagi Sebulan
-
Polisi Panggil Petinggi PP Muhammadiyah Soal Kasus Dana Kemah
-
Akhirnya! Fahri Hamzah Minta Maaf ke Tompi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM