Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman sehubungan dengan pekerjaan revitalisasi jembatan penyeberangan orang (JPO) Polda Metro Jaya.
"Akan dilakukan pembongkaran JPO Polda yang lama dan pemasangan JPO yang baru," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI, Sigit Wijatmoko seperti dilansir Antara di Jakarta, Rabu (5/12/2018).
Pemasangan JPO terdiri dari dua sisi, yakni di sisi timur dan barat. JPO Polda di sisi timur dipasang pada 6 Desember pukul 23.00 WIB hingga 04.30 WIB dengan pengalihan arus lalu lintas dari arah Slipi, Harmoni, dan Kuningan yang akan menuju Senayan dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto lalu berputar balik di Simpang Mampang - Kuningan (belok kiri ke kawasan SCBD/melalui Jalan Gerbang Pemuda - seterusnya.
Sedangkan lalu lintas dari arah Slipi dan Harmoni yang akan ke Slipi masih dapat berputar di Kupingan Semanggi.
Sementara itu, pemasangan gelagar baru JPO Polda sisi Barat dilakukan pada tanggal 7 Desember pukul 23.00 WIB hingga 04.30 WIB dengan pengalihan arus lalu lintasdari arah Blok M yang akan menuju ke Harmoni atau Slipi dialihkan melalui Jalan Pintu Gelora 1 - Jalan Asia Afrika - Jalan Gerbang Pemuda - Jalan Gatot Subroto - Semanggi - Jalan Jenderal Sudirman dan seterusnya.
Sigit mengimbau pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.
Berita Terkait
-
Revitalisasi Tiga JPO di Jalan Sudirman Rampung Akhir Tahun Ini
-
JPO Polda Metro Jaya Diperbaiki, Transjakarta Kerahkan Bus Gratis
-
Konser Guns N' Roses, Polisi Rekayasa Lalin di Sekitar Senayan
-
Cintanya Diputus Pengamen, Siswi SMP Ini Nekat Loncat dari JPO
-
Ada Aksi Bela Tauhid, Ini Rencana Pengalihan Arus di Jakarta
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
-
Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta