Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menyelesaikan masa tahanannya pada 24 Januari mendatang.
Meskipun Ahok sudah menjalani masa tahanan selama 2 tahun, namun hal tersebut tak lantas membuat para pendemonya kala itu puas.
Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin menjelaskan, jumlah masa tahanan yang diberikan kepada Ahok dinilai masih kurang setimpal dengan apa yang telah diperbuatnya.
Pasalnya, menurut Novel 7 juta umat muslim saat itu sudah rela turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa atau Aksi Bela Islam yang dilaksanakan pada 2 Desember 2016 lalu.
"Jauh dari rasa puas karna sudah didemo dengan Aksi Bela Islam sampai 7 juta (orang) hanya 2 tahun," kata Habib Novel kepada Suara.com, Rabu (12/12/2018).
Habib Novel pun membandingkan dengan kasus Ahmad Musadeq yang mengaku nabi. Musadeq divonis 4 tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan atas pasal penodaan agama pada 2008.
Tak hanya itu, Habib Novel pun tidak bisa meyakini kalau Ahok selama ini mendekam di Mako Brimob.
"Kami pernah menjerat Ahmad Musadeq yang mengaku nabi dengan penjara 4 tahun dan Ahok dipenjara bukan di LP dan di Mako Brimob pun kami ragukan keberadaanya," pungkasnya.
Untuk diketahui, pada Hari Raya Natal 2018, Ahok diusulkan mendapat remisi selama satu bulan dari masa 2 tahun pemenjaraannya akibat kasus penodaan agama.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Ade Kusmanto mengatakan, perkiraan tanggal itu bisa tepat kalau nantinya jadi mendapat remisi Natal 2018 selama 1 bulan.
"Ahok total akan mendapat remisi 3 bulan 15 hari. Kalau diperhitungkan sejak tanggal penahanannya, yakni 9 Mei 2017, maka diperkirakan bebas pada tanggal itu, Januari 2019," kata Ade Kusmanto kepada Suara.com, Senin (10/12/2018).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya