Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok baru bisa bebas dari penjara pada 24 Januari 2019 mendatang. Ahok pun sebelumnya disebut akan merapat ke PDI Perjuangan setelah keluar penjara. Kabar itu sempat disampaikan Djarot Saiful Hidayat yang merupakan pendamping Ahok saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pereira enggan merespons terkait kabar Ahok akan disebut akan menjadi kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Menurutnya, saat ini PDI Perjuangan hanya berkonsentrasi untuk menghadapi pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.
"Saat ini (PDIP) sampai dengan April fokus (untuk) Pilpres dan Pileg," kata Andreas kepada Suara.com, Selasa (11/12/2018).
Untuk diketahui, pada Hari Raya Natal 2018, Ahok diusulkan mendapat remisi selama satu bulan dari masa penahanan selama 2 tahun penjaraa setelah divonis bersalah atas kasus penodaan agama.
Sebelumnya, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Ade Kusmanto mengatakan, perkiraan Ahok baru keluar penjara pada 24 Januri tahun depan itu bisa tepat kalau nantinya Ahok bisa mendapat remisi Natal 2018 selama 1 bulan.
”Ahok total akan mendapat remisi 3 bulan 15 hari. Kalau diperhitungkan sejak tanggal penahanannya, yakni 9 Mei 2017, maka diperkirakan bebas pada tanggal itu, Januari 2019,” kata Ade Kusmanto kepada Suara.com, Senin (10/12/2018).
Berita Terkait
-
Ahok Bebas Januari 2019, Kader Banteng Akan Sambut Jika Mau Masuk PDIP
-
Ahok Dikabarkan Balik ke Gerindra, Fadli Zon : Habitatnya Cocok Disana
-
Ahok Bebas Tanggal 24 Januari 2019, Jadi Nikahi Polwan Bripda Puput?
-
Ahok Bakal Bebas 24 Januari 2019, Ini Penjelasan Kemenkumham
-
Ahok Bakal Bebas Hari Kamis Tanggal 24 Januari 2019
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz