Suara.com - Normalisasi Kali Angke, Jakarta Barat terganjal masalah pembebasan tanah sengketa. Sampai saat ini Kali Angke belum terpasang sheet pile atau dinding turap beton pada sebagaian bantaran kali.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat Imron Syahrin membenarkan perihal tersebut.
"Iya, itu tanahnya milik PT Sari Kebon Jeruk Mas. Nah sekarang tanahnya sengketa, perusahaannya juga sudah bubar (bangkrut, red)" ujar Imron di Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Untuk sementara ini pihaknya tidak bisa melakukan konsinyasi ke pengadilan untuk melakukan pembebasan lahan di bantaran Kali Angke. Selain itu, ia mengungkapkan kondisi tersebut membuat normalisasi Pos Angke Hulu sudah sejak lama belum terlaksana.
Begitu juga masalah yang sama terhadap normalisasi Kali Semongol, Kali Pesanggrahan dan Kali Sekretaris.
"Kita nggak bisa berbuat banyak, yah pengadilan harus turun tangan," ujar dia.
Belum lama ini, di Kampung Pondok Cabe RT 07/01 Kelurahan Kembangan Utara terdampak genangan setinggi 50 sentimeter akibat luapan Kali Angke mulai Rabu malam hingga Kamis dini hari, dan sudah surut pukul 11.47 WIB. (Antara)
Berita Terkait
-
Empat Mobil di Jakarta Barat Rusak Tertimpa Kanopi Akibat Angin Kencang
-
Marak Spanduk Liar Jakmania di Jalan, Satpol PP: Tunggu Perintah Pemprov
-
Siasat Pedagang Aksesori Agar Tak Tergerus Toko Online
-
Polres Jakbar Gagalkan Peredaran 2 Karung Sabu dan Ekstasi
-
Penampakan Kantor PT Nila Alam yang 3 Bulan Diduduki Hercules Cs
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
Terkini
-
Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan
-
Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?
-
Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB
-
Masih Berlangsung, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Kasus Suap Ijon Bekasi
-
Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak
-
Tentara Israel soal TNI Tewas di Lebanon: Kejadian Begitu Biasa di Area Pertempuran
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Investigasi Menyeluruh: Jangan Terburu-Buru Tarik Pasukan
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Geger Kasus Amsal Sitepu, DPR akan Panggil Kajari Karo, Singgung Ada Perlawanan dari APH Kotor