Suara.com - Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin, menyayangkan perusakan atribut Partai Demokrat dan gambar SBY di Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018).
Ia meminta aparat kepolisian menindak tegas pelaku perusakan atribut Demokrat dan SBY tersebut, tanpa pandang bulu.
"Terkait perusakan spanduk-sanduk partai demokrat di Pekanbaru. kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Semoga polisi bisa megusut dan menindak tegas pelakunya, siapa pun," ujar Erick Thohir.
Ia lantas membantah perusakan atribut PD dan SBY itu adalah suruhan salah satu partai koalisi pendukung Jokowi – Maruf Amin.
Erick menegaskan, seluruh anggota timses Jokowi – Maruf Amin sudah diwanti-wanti berkampanye secara damai.
"Kami di TKN selalu menjunjung tinggi kampanye damai dan santun," ucap Erick.
Untuk diketahui, baliho selamat datang bergambar Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan bendera Partai Demokrat di Pekanbaru dirusak oleh orang tidak dikenal. Bendera dan baliho tersebut dirusak dan dibuang ke parit.
Berita Terkait
-
SBY: Sama Saja Menginjak dan Membuang Saya ke Selokan
-
Berkemeja Loreng, Putri Jokowi Hadiri Pesta Ultah Anak Krisdayanti
-
Lenyapkan Asap, Jokowi Dapat Gelar Datuk Seri Setia Negara
-
Balihonya Dirusak, SBY: Saya Bukan Saingan Capres Jokowi
-
Jokowi Dapat Gelar Adat, SBY Pilih Batalkan Kunjungan ke LAM Riau
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG