Suara.com - Menyambut libur Natal dan Tahun Baru, berbagai persiapan untuk mengatasi kemacetan sudah diantisipasi pihak Polri. Ini tugas tahunan yang sudah dipersiapkan untuk kenyamanan masyarakat saat perjalanan liburan atau rayakan natal.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Refdi Andri, M.Si., mengatakan, semua instansi yang berkaitan pengamanan libur Natal dan Tahun Baru mulai beroperasi pada (21/12/2018) hingga (1/1/2019).
“Kita sudah melaksanakan rapat di Mabes Polri dan melibatkan semua instansi, Dir Lantas hingga Dir Sabhara se-Indonesia,” ujar Refdi, Sabtu (15/12/2018)
Refdi menambahkan, operasi lalu lintas akan difokuskan pada sejumlah titik yang saat ini menjadi sumber kemacetan. Misalnya, kawasan Bekasi hingga gerbang tol Cikarang karena sedang ada berbagai pembangunan.
“Kepadatan yang utama memang di jalur Cikampek, karena di sana sedang ada tiga pekerjaan. Tol bertingkat, kereta api cepat dan LRT,” kata Refdi.
Perwira Tinggi Polri itu mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas sangat mungkin dilakukan. Akan tetapi dengan sistem contra flow, bukan one way yang dilakukan saat Operasi Ketupat Lebaran 2018 silam.
“Hal itu sangat mungkin kita lakukan contra flow. Kalau kemarin saat Operasi Ketupat kita lakukan one way, tetapi sepertinya one way tidak. Hanya contra flow saja pada ruas tertentu yang sangat mungkin kita lakukan,” kata Kakorlantas Polri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden