Suara.com - Ledakan besar dan api menghantam sebuah restoran di kota Sapporo, Jepang utara. Polisi Jepang mengatakan, 42 orang terluka dalam ledakan itu, dengan salah satu dari mereka dalam kondisi serius.
Penyebab ledakan di distrik Toyohira belum diketahui. Gambar di media sosial awalnya menunjukkan api naik dari daerah itu dengan puing-puing bertebaran di sekitar, dan kemudian petugas pemadam kebakaran menangani bangunan runtuh.
Polisi menutup daerah itu di tengah kekhawatiran akan lebih banyak ledakan.
Lebih dari 20 mobil pemadam kebakaran dilaporkan dikerahkan. Layanan darurat pertama kali disiagakan untuk ledakan sekitar pukul 20:30 pada hari Minggu (11:30 GMT).
Kantor berita setempat, NHK mengatakan, daerah yang terkena itu berada di sekitar tempat tinggal, tempat makan dan berada di sekitar 3 km tenggara dari pusat kota.
The Japan Times mengutip pernyataan satu saksi mata yang mengatakan, ledakan itu terdengar seperti guntur.
Saksi mata lain mengatakan kepada NHK bahwa ledakan itu telah merusak jendela restoran tempat dia bekerja dan bahwa ada banyak orang yang terluka.
Para pejabat memperingatkan bahwa jumlah yang terluka bisa meningkat. [BBC/NHK/The Japan Times]
Baca Juga: Lumine Cafe, Gerai Nongkrong dengan Menu Dessert Jepang Otentik
Berita Terkait
-
5 Hal Ini Bikin Jepang Iri dengan Indonesia, Anda Patut Bangga
-
Ada Ledakan di Tambora, Beberapa Rumah di Sekitarnya Rusak
-
Liburan Tahun Baru di Jepang, Ini Pusat Hiburan yang Wajib Dikunjungi
-
Menteri Keamanan Siber Jepang Bingung Ditanya soal USB
-
7 Tahun Berlalu, Ini Kondisi Reaktor Nuklir Fukushima Sekarang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!