Suara.com - Seorang remaja bernama Efan dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur gara-gara dituduh melakukan penganiayaan terhadap seekor kucing milik Doni Hendaru Tona.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Ida Ketut mengakui menerima adanya kasus penganiayaan terhadap seekor kucing yang diduga dilakukan Efan.
"Ya kemarin laporan sudah masuk," kata Ida saat dikonfirmasi, Rabu (19/12/2018).
Ida mengaku, polisi bakal memproses segala laporan dari masyarakat termasuk adanya aksi penganiayaan terhadap binatang. Menurutnya, saat ini laporan tersebut tengah diteliti oleh pihak penyidik.
"Kita akan tindak lanjuti ya," jelasnya.
Laporan kasus itu telah teregistrasi dengan nomor LP/1310/K/XII/2018/Restro.Jakarta Timur. Terkait pelaporan itu, Efan diduga melanggar Pasal 302 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan terhadap hewan.
Diketahui, aksi penganiayaan terhadap kucing yang diduga dilakukan Efan terekam video dan viral di media sosia, Facebook.
Dalam video berdurasi 30 detik, Efan terlihat menceburkan seekor kucing ke saluran air. Tak sampai di situ, remaja tersebut juga melempari batu dan balok terhadap Kucing tersebut saat sudah tercebur ke selokan.
Baca Juga: Dahnil: Tetangga Jokowi di Solo Rela Rumahnya Jadi Posko Pemenangan Prabowo
Berita Terkait
-
Sebelum Ditangkap, Depi Pengeroyok Anggota TNI di Jaktim Kabur ke Sukabumi
-
Faktor Psikologi, 5 Tersangka Nekat Keroyok Anggota TNI di Jakarta Timur
-
e-KTP Tercecer di Pondok Kopi, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Sabotase
-
Kasus Ribuan e-KTP Tercecer di Jalan Diambil Alih Polres Jakarta Timur
-
Perlu Tahu, Ini Fakta Kesehatan Gigi Remaja Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?