Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, partai-partai koalisi pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, akan menggunakan masa kampanye sesuai kebutuhan konstituen.
Karenanya, SBY meminta kepada seluruh pihak untuk tidak mengganggu kubunya dalam berkampanye.
Hal itu disampaikan SBY seusai bertemu Prabowo di kediamannya, Jalan Mega Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).
SBY menuturkan, Partai Demokrat maupun partai-partai pendukung Prabowo – Sandiaga lainnya tak bakal menimbulkan kegaduhan pada sisa tiga bulan masa kampanye.
"Kami ingin berjuang baik-baik akan menjalankan poltik dan kampanye pemilu, sebagaimana yang dijalankan konstitusi, UU, sistem dan peraturan yang berlaku," kata SBY.
Oleh karena itu, SBY meminta kepada siapa pun untuk tidak menyerangnya, Prabowo, dan partai-partai koalisi memakai isu tak substansial.
"Tolong kami jangan diganggu, karena kami tidak akan mengganggu siapa pun," ujarnya.
SBY meminta kepada seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, agar senantiasa berjuang demi memenangkan Prabowo – Sandiaga.
Baca Juga: Fadli Zon Pakai Gincu ala Pantomim, Ngabalin: Nanti Dikira ACDC
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat