Suara.com - Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo atau Jokowi di hadapan warga Makassar menyatakan, bahwa dana kelurahan akan dibagikan atau cair pada 2019.
"Tahun ini tinggal menunggu, dua minggu lagi dan kita akan bagikan dana kelurahan," ujar Jokowi di Makassar, Sulsel, Sabtu (22/12/2018).
Ia mengatakan, dana kelurahan akan dibagikan sesuai dengan yang telah berhasil disalurkan dana desa (ADD) selama empat tahun terakhir ini.
"Dana kelurahan insyaallah dibagikan tahun depan. Kita mengharapkan dana kelurahan juga bisa meningkatkan pembangunan di setiap kelurahan," ujarnya seperti dilansir Antara.
Jokowi yang didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir berharap jika dana kelurahan yang dikucurkan pada 2019 dapat membantu pembangunan di setiap kelurahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
"Semangat kita yang memerintahkan pembangunan. Nantinya kelurahan-kelurahan juga bisa berkembang bersama-sama sehingga tidak ada ketimpangan," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir di Makassar sejak Jumat (21/12) untuk melakukan pembicaraan kegiatan kenegaraan selain kegiatan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook
-
KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi
-
Momen Prabowo Tatap dan Tunjuk Menkeu Purbaya di Depan Gunungan Uang Rp10 Triliun
-
Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan
-
Jokowi Disebut Sudah Pulih 99 Persen, Siap Keliling Indonesia Juni 2026 Sapa Rakyat
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif