Suara.com - PT Jasa Marga Tbk memprediksi puncak arus mudik libur Tahun Baru 2019 diperkirakan hari ini, Jumat (28/12/2018), dengan peningkatan sebesar 88.000 kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikarang Utama.
"Artinya itu meningkat 27 persen dari lalulintas normalnya 69.373 kendaraan atau naik 1,02 persen di tahun 2017," kata Direktur Operasi Il Jasa Marga Subakti Syukur di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/12/2018), dilansir dari Antara.
Sementara, puncak arus balik Tahun Baru 2019 yang melalui GT Cikarang Utama, kata Subakti, diprediksi terjadi pada hari H, yakni pada 1 Januari 2019.
Untuk puncak arus balik Tahun Baru 2019 diprediksi GT Cikarang Utama akan dilewati 95.000 kendaraan. Dengan begitu maka mengalami kenaikan sebesar 68 persen dari normalnya hanya 56.562 kendaraan.
Tetapi besaran itu bila dibandingkan dengan periode 2018, maka terjadi penurunan sebesar 1,14 persen.
Pihak Jasa Marga sendiri telah menyiagakan menyiagakan mobil patroli keliling, hingga peralatan derek bila ada mobil yang mogok.
"Mobil itu bertugas membawa kendaraan yang terkena musibah keluar dari ruas jalan tol ke pintu keluar terdekat. Itu seperti mogok, kerusakan pada mesin, dan lain-lain," jelasnya.
Subakti menambahkan pihaknya mengingatkan kepada pengguna ruas jalan tol agar mempersiapkan kendaraan dengan baik, sehingga laju kendaraan dapat terjaga.
"Tapi juga harus menyiapkan bekal berupa makanan ringan dan air minum selama melaju di ruas tol, agar tidak berlama-lama pada tempat istirahat (Rest Area)," ujarnya.
Baca Juga: Kaleidoskop 2018: 5 Momen Tak Terlupakan di MotoGP Tahun Ini
Ini dikarenakan, kepadatan lalu lintas biasanya disebabkan dengan adanya antrean kendaraan yang hendak masuk ke rest area sebelum melanjutkan kembali perjalanan.
Subakti juga meminta para pengguna jalan tol untuk terus melakukan pantauan arus lalu lintas melaui media online (daring), elektronik, maupun surat kabar.
"Itu digunakan sebagai bentuk antisipasi dini dan pengguna tentunya dapat memperkirakan waktu perjalanan. Selain itu juga meminta untuk menjaga stamina tubuh," katanya.
Berita Terkait
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total