- Warga Jabodetabek melakukan perjalanan libur panjang pada 13 Mei 2026, menyebabkan lonjakan volume kendaraan di berbagai ruas jalan tol.
- Jasa Marga mencatat peningkatan signifikan arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Merak, Bandara Soekarno-Hatta, serta wilayah Jawa Barat.
- Pihak pengelola tol menyiagakan petugas dan armada untuk memastikan kelancaran mobilitas serta mengimbau pengguna jalan mempersiapkan kondisi kendaraan prima.
Suara.com - Warga Jabodetabek mulai memanfaatkan libur panjang ini untuk berlibur. Hal ni terlihat dari volume kendaraan di sejumlah ruas tol menuju kawasan wisata dan luar kota yang alami lonjakan signifikan.
PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat peningkatan arus kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak hingga kawasan Puncak Bogor pada H-1 libur panjang, Rabu (13/5/2026).
Total kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cengkareng, GT Cikupa dan GT Ciawi 1 mencapai 176.353 kendaraan atau naik 8,37 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 162.725 kendaraan.
Lonjakan tertinggi terjadi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor. Jasa Marga mencatat sebanyak 41.798 kendaraan melintas menuju kawasan tersebut atau meningkat 25,55 persen dibanding kondisi normal sebanyak 33.293 kendaraan.
Sementara itu, volume kendaraan menuju arah Merak melalui GT Cikupa juga naik 9,30 persen menjadi 52.298 kendaraan dari kondisi normal 47.847 kendaraan.
Sedangkan kendaraan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui GT Cengkareng tercatat sebanyak 82.257 kendaraan atau meningkat 0,82 persen dibanding lalu lintas normal.
Tak hanya di Jabodetabek, kepadatan kendaraan juga terjadi di ruas tol wilayah Jawa Barat, terutama menuju Bandung dan Rancaekek.
Jasa Marga mencatat total 76.556 kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya atau naik 15,41 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 66.336 kendaraan.
Di GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi, kendaraan menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya tercatat mencapai 38.804 kendaraan atau melonjak 19,28 persen dibanding kondisi normal.
Baca Juga: Tren Rumah Liburan Eksklusif Kian Dilirik Kalangan Elite Indonesia
Sementara kendaraan menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur mencapai 37.752 kendaraan atau naik 11,68 persen dibanding lalu lintas normal.
Senior General Manager JMT Widiyatmiko Nursejati mengatakan momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus memang menjadi periode yang diantisipasi karena tingginya mobilitas masyarakat.
"Jasamarga Metropolitan Tollroad berkomitmen mendukung kelancaran masyarakat dalam menjalankan kegiatan peribadatan dan menikmati momen libur panjang Kenaikan Yesus Kristus bersama keluarga maupun kerabat. Untuk itu, kami menyiagakan petugas serta armada pelayanan di sejumlah titik strategis agar perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar," ujar Widiyatmiko di Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi waktu perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk selama periode libur panjang.
Selain itu, pengguna jalan tol diminta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, termasuk mengecek kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara
-
Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak
-
Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks
-
Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi
-
Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026