Suara.com - Unit Reskrim Polsek Tambora terpaksa menembak kaki dua pelaku pencurian kendaraan bermotor akibat melawan petugas usai beraksi di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Kedua pelaku tersebut yakni HE (24) dan AI (21).
Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, penangkapan keduanya bermula saat kedua pelaku berusaha mencuri kendaraan bermotor di Jalan Duri Bangkit RT 05/07 Jembatan Besi Tambora Jakarta Barat pada Rabu (26/12/2018) sekitar pukul 00.30 WIB.
Sayangnya, aksi keduanya diketahui oleh warga, sehingga masyarakat berteriak mencari pertolongan.
"Anggota dan warga langsung mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri usai aksi pencuriannya diketahui oleh masyarakat," kata Iver, saat dikonfirmasi, Sabtu (29/12/2018).
Pada saat ditangkap, HE mencoba melawan petugas sehingga terpaksa Anggota memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki pelaku. Melihat temannya melawan, AI kemudian ikut melawan sehingga polisi juga menembak kaki AI.
"Karena pelaku melawan petugas dan warga yang ikut mengejar, akhirnya pelaku kami berikan tindakan tegas dengan menembak kaki mereka," ujarnya.
Menurut Iver, kedua pelaku yang tertembak kakinya itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti berupa kunci leter T dan satu unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan para pelaku.
"Hingga kini anggota masih mendalami dan melakukan mengembangkan kasus ini. Karena diduga pelaku merupakan bagian dari sindikat curanmor yang kerap beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya," pungkasnya.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kepulauan Talaud Sulawesi Utara
Berita Terkait
-
Aksi Nekat 5 Remaja Tanggung Curi Ikan dan Cumi di Lokasi Tsunami
-
Jatuh dari Lantai Empat, Bocah 15 Tahun Tewas di Rusunawa Tambora
-
Ditinggal Salat Jumat, Duit Rp 200 Juta Milik Kepala Sekolah Hilang Dicuri
-
Sindikat Pencurian Sekolah Terbongkar, Joni Iskandar Jadi Buronan Polisi
-
Ngaku Gaji Tak Cukup, Supervisor Garuda Nekat Curi Barang Milik Perusahaan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat