Suara.com - Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Kumara mengatakan selama tahun 2018 pihaknya menangani 999 kasus kriminal. Jumlah terebut menurun jika dibandingkan dengan kasus kriminal yang ditangani di tahun 2017.
Hal ini disampaikan Candra saat Kepolisian Resor Metro Bekasi menggelar ungkap perkara akhir tahun. Pada gelar perkara itu dihadirkan puluhan pelaku dari berbagai kasus di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.
"Kasus kriminal turun 131 dari tahun 2017 ada 1.229 kasus menjadi 999 kasus per bulan," kata Candra di aula Mapolres Metro Bekasi, Cikarang Utara, Senin (31/12/2018).
Candra menerangkan, kasus yang mengalami peningkatan adalah penganiayaan berat (anirat) dari 25 kasus menjadi 33 kasus atau meningkat 100 persen.
"Kasus pemerkosaan juga mengalami kenaikan 150 persen, dari 2 kasus pada 2017 menjadi 5 kasus," jelasnya.
Kasus lain yang mengalami kenaikan adalah kasus pembunuhan, naik 20 persen menjadi 5 kasus. Sedangkan kasus korupsi dan cyber crime naik 100 persen.
"Sementara kasus narkoba naik 4 persen dibandingkan 2017. Menjadi 197 kasus dengan barang bukti ganja 38 kilogram, sabu 162 gram, tramadol 6.478 butir dan eksimer 6.690 butir," kata dia.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Duh... Setahun Pendapatan Parkir di Kabupaten Bekasi Cuma Rp 74 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar