Suara.com - Komplotan begal bersenjata beraksi di Jalan Pulus Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/9/2018) malam.
Aksi mereka terkuak dari Closed Circuit Television (CCTV) milik warga setempat. Korbannya adalah pemuda yang sedang nongkrong.
Dalam rekaman CCTV, komplotan begal mengancam dua pemuda menggunakan sebilah celurit untuk memberikan barang berharganya.
"Iya tadi malam Mas, korbannya orang kontrakan, sekarang lagi kerja mungkin," kata Fino, warga setempat, Rabu (5/9/2018).
Dalam insiden itu, korban yang belum diketahui identitasnya kehilangan sebuah telepon genggamnya.
"Awalnya motor mau diambil, korban teriak, pelaku lari dan sempat menyabet korban dengan senjata tajam, handphonenya di ambil," ungkap Fino.
Kepala Subbagian Humas Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, mengaku belum mendapatkan laporan peristiwa tersebut.
"Belum ada laporan yang kami terima," ujar Erna.
Erna mengimbau agar korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Maposek terdekat atau Mapolres Metropolitan Bekasi Kota.
Baca Juga: Pelican Crossing Anies Baswedan Dinilai Rawan Kriminalitas
"Kami akan tindak lanjuti jika ada laporan. Dan dari bukti rekaman akan kami pelajari," katanya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Motif Asmara, Polres Metro Bekasi Bekuk Penculik Anak di Bus di Bandung
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Merasa Ada yang Memanfaatkan dan Jual Namanya dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
KPK Periksa Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Terkait Dugaan Suap Ijon Proyek
-
Skandal Kuota Haji, Staf Asrama Haji Bekasi Diperiksa KPK
-
Ditanya Peluang Latih Klub Super League, Shin Tae-yong Justru Ngaku Ingin Beli Tim Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana