Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meradang ketika mendengar pembatalan pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau Kepala BNPB baru di Istana, Rabu (2/1/2019) pagi tadi. Fadli Zon menuding manajemen pemerintah amburadul.
Hal itu dikatakan Fadli Zon dalam kicauannya di Twitter, @Fadlizon, Rabu siang.
"Saya sudah terima undangan pelantikan Kepala BNPB harusnya pukul 09.00 WIB tadi. Tiba-tiba ditunda. Inilah manajemen amburadul pemerintahan. Ngatur jadwal Presiden aja nggak beres," kata Fadli Zon.
Presiden Jokowi menunda pergantian kepala Badan Nasional Penanggulanan Bencana ( BNPB ), yang sudah dijadwalkan pada hari Rabu (2/1/2019) besok.
Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Jokowi Johan Budi Sapto Pribowo minta maaf Presiden Jokowi menunda pergantian kepala BNPB. Pengganti Willem adalah Letnan Jenderal Doni Monardo . Letjen Doni Monardo sementara ini masih menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional.
Untuk diketahui, BNPB kekinian tengah mendapat banyak pekerjaan setelah sejumlah daerah Indonesia dilanda bencana alam.
Termutakhir, sejumlah wilayah di Provinsi Banten dan Provinsi Lampung diterjang gelombang tsunami Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Sabtu (22/12/2018). Tsunami itu menyebabkan sedikitnya 400 orang meninggal, dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi.
Berita Terkait
-
Fadli Zon Tuding Jokowi Kebanyakan Baca Komik Doraemon dan Shinchan
-
20 Orang Dikabarkan Masih Tertimbun Longsor di Sukabumi
-
Presiden Jokowi Tunda Pelantikan Doni Monardo Jadi Ketua BNPB
-
Fadli Zon Ungkap Data Demokrasi Era Jokowi Lebih Buruk dari Timor Leste
-
Besok Dilantik Jadi Kepala BNPB, Ini PR Letjen Doni Monardo
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?