News / Nasional
Selasa, 01 Januari 2019 | 21:05 WIB
Letnan Jenderal Doni Monardo. [Antara]

Suara.com - Letnan Jenderal Doni Monardo, bakal langsung memunyai sejumlah pekerjaan berat setelah dilantik Presiden Jokowi menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, menggantikan Willem Rampangilei, di Istana Negara, Rabu (2/1/2019) besok.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengakui, tak mudah mengemban rugas sebagai kepala BNPB. Sebab, bencana itu merupakan peristiwa kompleks. Apalagi Indonesia berada di daerah lingkaran gunung berapi.

"Bencana adalah keniscayaan. Pasti terjadi bencana setiap tahunnya, rata-rata hampir 2.500 kejadian bencana setiap tahun. Apalagi budaya sadar bencana dan tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan pemda masih rendah. Jutaan masyarakat Indonesia tinggal di daerah rawan bencana dengan kemampuan mitigasi yang masih minim.  Untuk itu perlu dukungan semua pihak termasuk unsur pemerintah pusat, pemda, masyarakat dan dunia usaha," kata Sutopo, Selasa (1/1/2018).

Sutopo menyebut, banyak tugas-tugas yang harus diselesaikan kepala BNPB yang baru seperti relokasi dan penanganan pengungsi erupsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara.

Selain itu, tugas berat lain juga adalah merehabilitasi dan merekonstruksi Nusa Tenggara Barat pascagempa.

Hal yang sama juga perlu dilakukan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah setelah diguncang gempa dan diterpa tsunami.

Tak hanya itu, penanganan darurat dan pascabencana tsunami Selat Sunda, meningkatkan mitigasi bencana dan pengurangan risiko bencana, juga menjadi tugas utama.

 "Jadi bukan darurat saja, tapi juga pra-bencana dan pascabencana. Semoga bencana dapat diatasi lebih baik. Masyarakat makin tangguh menghadapi bencana," tutur dia.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Jokowi Johan Budi Sapto Pribowo membenarkan, Doni Monardo akan dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala BNPB esok hari.

Baca Juga: Tak Lagi Berseragam Persija, Gunawan: Berat Buat Saya

"Benar, Pak Doni Monardo yang menggantikannya. Dia menjadi Kepala BNPB,” kata Johan Budi SP ketika dikonfirmasi Suara.com.

Load More