Suara.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar menyatakan peci merupakan simbol Islam. Itu juga yang membuat Prabowo - Sandiaga mengenakan peci dalam surat suara Pemilu2019.
Dengan memakai peci sudah mewakili nuansa Islam Indonesia. Hal itu dikatakan Dahnil saat ditemui usai acara 212 Award di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).
"Anda jangan lupa peci simbol nasional simbol Islam sekaligus simbol Islam kemudian jas itu bentuk penghormatan Prabowo - Sandiaga terhadap masyarakat," ujarnya, Jumat (4/1/2018).
Lebih lanjut, paslon yang dia bela hanya berusaha berpenampilan layaknya pemimpin yang tidak meninggalkan unsur Islam dalam berpakaian layaknya pemimpin Indonesia terdahulu. Ia pun mencontohkan salah satu pemimpin Indonesia terdahulu presiden pertama Indonesia, Soekarno.
"Kita harus berpenampilan layaknya pemimpin pemimpin Indonesia masa lalu itu mereka menunjukan layak menjadi pemimpin. Mereka berpakaian yang terbaik contohnya Bung Karno pakai jas yang baik, Bung Hatta menunjukkan hal yang sama," bebernya.
Dia pun berusaha tidak mau berkomentar pakain paslon lain. Pihaknya hanya fokus dengan niat utama Prabowo - Sandiaga memilih jas sebagai pakaian untuk foto resmi surat suara nanti.
"Ya terserah setiap orang punya pilihan pakaiannya yang jelas bagi kami pakaian itu simbol penghormatan kepada masyarakat karja tadi tokoh negeri ini itu menggunakan pakaian terbaik salah satunya jas apapun warnanya," tutupnya.
Berita Terkait
-
Soal Kebohongan Award, Tim Prabowo ke PSI: Malas Tanggapi Alay-alay Politik
-
Bukan Prabowo, Fadli Zon Nilai Jokowi yang Pantas Dapat Kebohongan Award
-
212 Award Diklaim Akan Dihadiri Amien Rais dan Fadli Zon
-
Timses: Masyarakat Histeris Lihat Foto Prabowo - Sandiaga Pakai Jas
-
Foto Surat Suara Prabowo - Sandiaga Berjas Hitam, Priyo: Pakaian Mendunia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja