Suara.com - Tim sukses calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 mengklaim masyarakat histeris melihat foto surat suara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Foto Prabowo - Sandiaga berjas hitam dan berdasi merah dinilai gagah.
Hal itu dinyatakan Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (4/1/2018).
"Kami meyakinin karena foto sudah 3 bulan tersosialisasi dengan baik oleh masyarakat luas, dan histeris juga lihat foto kedua calon pemimpin ini," kata dia.
Priyo Budi Santoso memastikan foto Prabowo - Sandiaga di surat suara mengenakan jas hitam dan peci. Alasannya, pakaian itu melambangkan pemimpin kelas dunia.
Dalam foto surat suara, Prabowo - Sandiaga juga mengenakan dasi merah. Priyo mengatakan gaya seperti itu juga digunakan pemimpin di Amerika Serikat
"Jadi pakaian juga mendunia, pemimpin - pemimpin mulai Amerika sampai ke pemimpin mana pun kalau perhelatan resmi pakai jas," kata Sekjen Partai Berkarya itu.
Priyo pun mengklaim jika gaya Prabowo - Sandiaga berjas hitam itu disukai masyarakat. Dia juga mengklaim foto Prabowo - Sandiaga ini terpajang di tiap rumah warga.
"Fotonya ada di semua sudut sudut rumah rumah seluruh pendudukdi tanah air kita," klaimnya.
Baca Juga: Pakai Jas Hitam di Surat Suara, Prabowo - Sandiaga Ingin Tampil Beda
Berita Terkait
-
Foto Surat Suara Prabowo - Sandiaga Berjas Hitam, Priyo: Pakaian Mendunia
-
Tim Jokowi Tuding Sandiaga Sibuk Sebar Hoaks dan Bersandiwara Lagi soal Ini
-
Sebut Proyek Tol Cipali Tanpa Utang, Sandiaga Raih Kebohongan Hakiki Award
-
Dikirim Lewat Ojek Online, Ini Penampakan Piala Kebohongan Award Prabowo
-
Prabowo Dapat Penghargaan Capres dengan Kebohongan Paling Lebai
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar