Suara.com - Nurhayati, perempuan yang ditemukan tewas bersimbah darah disebut-sebut sudah lama tinggal di Apartemen Green Pramuka City, Jakarta Pusat. Perempuan yang diketahui berstatus lajang itu juga disebut tinggal sendiri di Tower Chrysant, Apartemen Green Pramuka City.
"Dia (Nurhayati) memang sudah lama tinggal di sini. Tapi saya enggak tahu kalau berapa lamanya," kata salah satu petugas parkir saat ditemui wartawan di Apartemen Green Pramukua City, Minggu (6/1/2019).
Lelaki yang tak mau disebutkan namanya itu mengaku sering bertemu korban beberapa kali. Dari keterangannya, sosok Nurhayati berparas cantik dan memiliki hidung mancung seperti perawakan wanita Timur Tengah. Petugas itu mengaku terakhir kali bertemu korban satu pekan lalu di area parkir apartemen.
"Dia (Nurhayati) cantik hidung mancung tinggi kayak orang Arab, tinggi semampai. Saya terakhir ketemu Sabtu, Minggu lalu parkirin mobilnya," imbuhnya.
Diketahui, jasad Nurhayati ditemukan tergeletak bersimbah darah di lorong Tower Chrysant lantai 16 Apartemen Green Pramuka City pada Sabtu (5/1/2019) sore. Saat ditemukan, terdapat ada sebanyak 10 tusukan di tubuh korban. Polisi pun telah mengevakuasi jasad perempuan itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cempaka Putih untuk dilakukan autopsi. Sejauh ini, motif terkait kasus pembunuhan Nurhayati masih misteri.
Berita Terkait
-
Satpam Green Pramuka City Tertutup Terkait Kasus Pembunuhan Nurhayati
-
Tewas Penuh Luka Tusuk di Green Pramuka, Status Nurhayati Masih Lajang
-
Tewas di Lorong Green Pramuka, Ada 10 Tusukan di Tubuh Nurhayati
-
Sadis, Dua Anak Bantu Bapaknya Habisi Nyawa Kades Pakai Parang
-
Bermotif Utang, Pembunuh Ibu dan Anak Ternyata Calon TKI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?