Suara.com - Harga transaksi seks prostitusi online Vanessa Angel bukan yang termahal seharga Rp 80 juta. Mucikari Vanessa Angel menjual model dan artis sampai harga termahal Rp 100 juta.
Mucikari Vanessa Angel, ES (37) dan TN (28) menjual 45 artis dan 100 model di kasus prostitusi online di Polda Jawa Timur. Hanya saja jumlah itu baru perkiraaan, polisi masih melakukan pendalaman.
Hanya saja, hasil pemeriksaan ES (37) dan TN (28) diketahui harga model dan artis yang dijual paling mahal Rp 100 juta, dan termurah Rp 25 juta.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan di Polda Jawa Timur, Surabaya, Senin (7/1/2019) mengatakan menyimpan foto-foto 100 model dan 45 artis itu.
"Kita sudah punya foto-fotonya dan mana-namanya, sudah punya transaksinya. Ada yang Rp 100 juta, ada yang Rp 80 juta, yang paling kecil Rp 25 juta," kata Luki Hermawan.
Luki mengatakan harga itu dipatok tergantung kecantikan dan ketenaran artis. Kata dia juga, jaringan prostitusi online jasa seks artis ES (37) dan TN (28) cukup besar.
"Jaringan cukup besar, kami akan panggil satu persatu orang-orang terlibat jaringan ini," kata dia.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Mucikari Vanessa Angel Punya Jaringan Besar Prostitusi Online
Berita Terkait
-
Polisi : 100 Model dan 45 Artis Jadi Dagangan Mucikari Vanessa Angel
-
Mucikari Vanessa Angel Punya Jaringan Besar Prostitusi Online
-
Vanessa Angel Siap Blak-Blakan soal Kasus Prostitusi Online Siang Ini
-
Polisi Catat Nama 100 Model Popular dan FHM Dijual Mucikari Vanessa Angel
-
Polisi: Ada 45 Artis yang Dijual dalam Prostitusi Online Bersama Vanessa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT