Suara.com - Mucikari Vanessa Angel, ES (37) dan TN (28) sudah menjual jasa seks artis dan model sejak tahun 2017. Hal itu berdasarkan pengakuan dari ES dan TN.
Hanya saja sampai kini polisi masih menelusuri rentetan jual jasa seks artis yang dilakukan ES dan TN selama setahun ini.
"Ini dari tahun 2017, ini akan ada yang masih diperiksa," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan di Polda Jawa Timur, Surabaya, Senin (7/1/2019).
ES dan TN mempunyai jaringan luas. Bahkan data sementara yang sudah terbuka, ES dan TNI mempunyai 45 artis dan 100 model majalah dewasa yang siap bertransaksi seks prostitusi online.
"Jaringan cukup besar, kami akan panggil satu persatu orang-orang terlibat jaringan ini," kata dia.
Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi online setelah melakukan penggerebekan terhadap sebuah hotel bintang lima di Surabaya, kemarin. Selain Vanessa Angel, polisi juga membekuk soerang model Avriellya Shaqila.
Dalam bisnis lendir itu, kedua artis itu diduga dibayar Rp 80 juta dan Rp 25 juta untuk sekali kencan.
Kekinian, polisi baru menetapkan 2 tersangka dalam kasus prostitusi online itu. Mereka adalah mucikari, ES (37) dan TN (28).
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Vanessa Angel Bukan yang Termahal, Mucikari Jual Artis sampai Rp 100 Juta
Berita Terkait
-
Punya Uang Rp 80 Juta, Ini yang Akan Dilakukan Farhat Abbas
-
Andre Taulany Mau Jemput Rezeki 2019, Warganet Ngakak Ingat Vanessa Angel
-
Jual Vanessa Angel dan Avriellya, 2 Mucikari Punya Jaringan Berbeda
-
Vanessa Angel Bukan yang Termahal, Mucikari Jual Artis sampai Rp 100 Juta
-
Polisi : 100 Model dan 45 Artis Jadi Dagangan Mucikari Vanessa Angel
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat