Suara.com - Jajaran Pemerintah Kota Bogor menggelar rapat awal tahun 2019 di kolong jembatan aliran sungai Ciliwung tepatnya di Jalan Jalak Harupat, Kelurahan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (7/1/2019). Rapat dipimpin langsung Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
Bima Arya mengatakan, rapat ini sengaja dilakukan di kolong jembatan karena sesuai dengan fokus kerja Pemkot Bogor di tahun 2019, yakni mengenai permasalahan lingkungan.
"Saya ingin mengawali 2019 dengan bermuhasabah mengevaluasi kenapa banyak bencana kemarin, karena kita kurang konsisten menjaga lingkungan," kata Bima, di lokasi rapat.
Bima menerangkan, salah satu fokus yang akan dikerjakan Pemkot Bogor di tahun ini yakni naturalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.
"Yang menjadi fokus ke depan kualitas hidup warga sanitasi, air bersih MCJ dan sampah. Dari situlah tempat ini dipilih untuk melihat dan mengingatkan semua bahwa PR-nya masih banyak," jelas Bima.
Selain mencegah terjadinya bencana alam dan permasalahan lingkungan hidup lainnya, naturalisasi tersebut bertujuan untuk dapat mengembangkan ekowisata di sepanjang DAS Ciliwung di Kota Bogor.
"Ke depan naturalisasi Ciliwung akan jadi promadona kita. Kita akan habis habisan mengangkat kualitas hidup warga mencegah bencana dan membangun kampung tematik yang terintegatasi," tutup Bima.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Efek Jera, Belasan Anak Jalanan Digunduli Satpol PP
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi