Suara.com - Polisi masih memburu seorang lelaki misterius yang terekam kamera pengawas atau CCTV saat menghabisi nyawa siswi SMK bernama Andriana Yubelia Noven Cahya (18) sebuah gang sempit di Bogor, Jawa Barat, sore tadi.
"Semua masih dikumpulkan, pelaku masih penyelidikan," kata Kasubag Humas Polresta Bogor Kota AKP Yuni Astuti kepada Suara.com, Selasa (8/1/2019).
Dari hasil rekaman berdurasi hampir 3 menit itu, terduga pelaku terlihat memakai baju klub sepak bola berwarna biru dengan garis hitam. Dalam rekaman video, pembunuh Andriana tampak mondar-mandir di gang kecil tepat di samping indekos korban di Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Bogor.
Tidak lama kemudian, dari kejauhan terlihat korban yang masih berseragam sekolah turun dari tangga mengarah ke pelaku. Lalu pelaku pun mendekat dan dengan cepat menusuk korban hingga bersimbah darah.
Setelah menusuk korban, pelaku lari menaiki anak tangga. Korban yang mengalami luka tusuk di dada kirinya itu sempat dilarikan warga sekitar ke rumah sakit namun nahas nyawanya tidak tertolong.
Setelah ditemukan tewas, polisi lalu menyambangi lokasi pembunuhan untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari olah TKP itu, polisi memeriksa empat saksi dan menyita sebuah rekaman CCVT di sekitar lokasi pembunuhan.
Dari hasil visum, ditemukan luka tusuk di bagian dada kiri gadis tersebut. Luka tusukan itu sedalam 22 sentimeter.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Terlibat Pengaturan Skor, PSMP Dipastikan Tetap Berlaga di Piala Indonesia
Berita Terkait
-
Siswi SMK Tewas di Gang, Dadanya Kena Tusuk Sedalam 22 Sentimeter
-
Siswi SMK Baranangsiang Bogor Tewas Ditusuk di Gang Dekat Indekos
-
Masih Kenakan Seragam Sekolah, Sisiwi SMK di Bogor Tewas Ditusuk di Gang
-
Tewas Mengenaskan, Nurhayati Sempat Temui Kucing Kesayangan di Rumah Kakak
-
Punya Paras Cantik, Nurhayati Sempat Disukai Pembunuhnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru