Suara.com - Guru silat berinisial FA di Muarojambi, Jambi, dibekuk aparat Reskrim Polsek Jaluko bersama Polres Muarojambi, karena mencabuli pelajar yang menjadi murid padepokannya di kuburan Mendalo.
Berdasarkan informasi yang terhimpun Serujambi—jaringan Suara.com, FA (40) adalah warga RT 21 Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Muarojambi. Sedangkan korban adalah pelajar warga Kabupaten Batanghari.
Kapolsek Jaluko Ajun Komisaris Eko Budi Lustiono mengatakan, pelaku melakukan aksinya ini pada Minggu 18 Maret 2018, sekitar pukul 01.00 WIB.
FA merudapaksa pelajar dalam kompleks kuburan Budi Luhur II, Kecamatan Jaluko, Muarojambi. Karena tidak terima dengan perbuatan terhadap gurunya itu, korban langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.
Setelah mendapatkan laporan, anggota langsung meluncur untuk melakukan penangkapan kepada pelaku. Setibanya di rumah pelaku, ternyata pelaku telah melarikan diri.
“Tepat pada hari Senin 7 Januari 2019, sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku berhasil kami tangkap di pondok tempat penjagaan ikan, RT 21, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Muarojambi,” kata Eko Budi, Rabu (9/1/2019).
Seusai ditangkap, pelaku langsung digiring ke Polres Muarojambi guna diperiksa lebih lanjut.
“Pelaku langsung di bawa ke Polres Muarojambi. Adapun barang bukti yang telah disita berupa pakaian korban.”
Berita ini kali pertama diterbitkan Serujambi.com dengan judul “Cabuli Pelajar di Kuburan Mendalo, Oknum Guru Silat Dibekuk”
Baca Juga: Ngototnya Sang Hakim Ingin Persatukan Gading - Gisel
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka