Suara.com - Jenazah Yubelia Noven Andriana, seorang siswi SMK di Kota Bogor yang jadi korban penusukan rencananya akan dimakamkan Kamis (10/1/2019) siang ini di pemakaman di Cimuncang, Bandung.
Sebelumnya Noven sempat disemayamkan di rumah duka Rumah Sakit St Borromeus Bandung pada Rabu (9/1/2019) kemarin.
Dari informasi yang diperoleh, proses pemakaman jenazah Noven akan dilakukan pada Kamis siang nanti sekitar pukul 12.00 WIB.
Andriana Yubelia Noven Cahya (18) diketahui tewas di sebuah gang kecil di Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Kota Bogor pada Selasa (8/1/2019). Polisi menduga, pelaku adalah orang dekat korban.
"Inisialnya S," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser, saat ditemui Suara.com di ruangannya, di Mapolresta Bogor Kota, Rabu (9/1/2019).
Menurut dia, terduga pelaku, pernah dekat dengan korban. Namun Hendri belum dapat memberikan keterangan lebih rinci karena terduga pelaku masih dalam pengejaran.
Siswi SMK kelas 3 yang akrab disapa Noven itu ditemukan warga bersimbah darah di sebuah gang kecil di Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat pada Selasa 8 Januari 2019.
Berdasarkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, Noven itu diketahui ditusuk orang tidak dikenal tepat di bagian dada kiri.
Kontributor : Hendri Barnabas
Baca Juga: Nekat Melaut Kala Cuaca Buruk, Sekelompok Nelayan di Babel Tersambar Petir
Berita Terkait
-
Bermotif Dendam, Siswi SMK di Bogor Diduga Dibunuh Orang Dekat
-
Guru Sekolah Siswi Korban Penusukan di Bogor Gelar Tabur Bunga
-
Kasus Suap Proyek Meikarta, Hakim Tolak Eksepsi Billy Sindoro
-
Polisi Buru Pelaku Misterius Pembunuh Siswi SMK di Bogor
-
Tangkap Germo dan 3 Remaja, Polisi Selidiki Prostitusi Online di Bandung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT