Suara.com - Nelayan di Sungailiat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Rusman (43) alias H. Mang terpaksa harus dirawat di rumah sakit karena mengalami luka bakar serius usai tersambar petir saat hendak melaut.
Salah seoarang saksi korban, Muhammad Ali mengatakan, korban bersama dengan tujuh orang anak buahnya mengalami musibah disambar petir di perairan Tanjung Tuing.
"Korban yang saat ini di rawat di rumah sakit Timah Sungailiat, mengalami luka pada leher dan luka lebam di bagian dada," katanya seperti dilansir Antara, Kamis (10/1/2019).
Dia mengatakan, kejadian yang menimpa korban sebagai kapten kapal yang menggunakan kapal dengan alat tangkap mayang terjadi pukul 04.30 WIB.
"Korban bersama dengan anak buah kapal, berjalan menuju wilayah penangkapan, namun sebelum sampai ke tujuan terjadi musibah," katanya.
Menurut Muhammad Ali yang juga menjabat Ketua Himpunan Pengusaha Ikan dan Nelayan Sungailiat, waktu kejadian keluar busa dari mulut dan sedikit darah keluar dari telinga korban, kaca kapal bagian depan juga mengalami pecah.
"Kondisi cuaca di Sungailiat dari semalam terjadi hujan dibarengi dengan petir yang cukup lama," katanya.
Dia mengimbau seluruh nelayan, agar tetap mewaspadai kondisi cuaca di perairan laut, termasuk ancamana gelombang pasang yang biasanya disertai angin kencang.
Baca Juga: Dilanda Isu Tsunami, Warga Kepulauan Nias Ramai-ramai Mengungsi
Berita Terkait
-
20 Orang Dikabarkan Masih Tertimbun Longsor di Sukabumi
-
Perahu Hilang Kena Tsunami, Ratusan Nelayan di Banten Kini Menganggur
-
Trauma Melaut Usai Tsunami, Nelayan Labuan Mulai Perbaiki Kapal Ikan
-
Mereka Tak Punya Kisah Manis Setiap Tahun Baru, Kerja... Kerja... Kerja!
-
Masih Menganggur, Nelayan di Pandeglang Khawatir Mengalami Kecelakaan Laut
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?