Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin sudah mulai melakukan persiapan khusus menjelang debat Capres dan Cawapres di Pilpres 2019 putaran pertama. Salah satu persiapan khususnya yakni memoles kesiapan Ma'ruf Amin.
Anggota Dewan Penasehat TKN Jokowi - Ma'ruf, Muhammad Romahurmuzy, menilai Ma'ruf Amin belum terbiasa dalam ber-gimmick politik. Selain itu, Ma'ruf juga belum pernah mengikuti debat di Pemilu.
"Jokowi sudah biasa dengan penampilan political gimmick, tapi maruf harus lebih dibiasakan lagi," ujar Romahurmuzy saat ditemui di acara HUT ke-46 PDIP dan Rakornas di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).
Ketua Umum PPP ini menjelaskan, Ma'ruf Amin juga mendapat banyak masukan mengenai penggunaan bahasa politik dan beberapa isu penting sesuai materi debat.
"Pemolesan sudah dan tengah berlangsung, tentu sesuai dengan tema yang akan ditopikkan pada saat debat itu sendiri dan pemolesan bukan hanya dilakukan dari sisi konten tapi tampilan," terangnya.
Politikus yang akrab disapa Romy ini berharap, dalam debat perdana nanti, pasangan Jokowi - Ma'ruf dapat memenangkan hati masyarakat melalui paparan argumenya saat menjawab pertanyaan panelis.
Untuk diketahui, sesi debat pertama Capres dan Cawaprss akan berlangsung pada 17 Januari 2019 mendatang di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.
Ira Koesno bersama Imam Priyoni akan menjadi moderator debat perdana yang mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.
Baca Juga: Pemakaian Listrik di Indonesia Masih Kalah dengan Negara Tetangga
Berita Terkait
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat