Suara.com - Kate Middleton, Duchess of Cambridge sekaligus istri Pangeran William dari Kerajaan Inggris, menjadi sasaran teroris Negara Islam Irak dan Suriah alias ISIS.
ISIS mengancam akan meracuni makanan yang dibeli Kate Middleton di supermarket. Sang putri dikenal terbiasa membeli makanan di supermarket meski sudah menjadi anggota kerajaan.
Ancaman pembunuhan itu disebar anggota ISIS melalui aplikasi Telegram. ISIS menyebar foto yang menunjukkan Kate tengah berbelanja di supermarket dengan tulisan "Kami tahu apa yang dia makan. Racun!"
Pesan lain yang disebar ISIS di saluran Telegram juga termasuk rincian di mana Kate membeli makanannya.
Bahkan, seperti diberitakan Express.co.uk, mereka juga menargetkan Pangeran George—anak Kate—yang masih berusia lima tahun.
Sebuah sumber keamanan kerajaan mengatakan kepada Daily Star Sunday, ancaman keji ISIS itu sudah ditanggapi secara “sangat serius”.
“Ancaman ini terkait vonis terhadap Husnain Rashid, pendukung ISIS, yang dipenjara seumur hidup pada Juli 2017. Husnain divonis bersalah karena menebar ancaman membunuh Pangeran George.”
Berita Terkait
-
Kini Anggota Kerajaan, Kate Middleton Dulu Pernah Jadi Korban Bullying
-
Cewek Ini Terobsesi dengan Kate Middleton, Begini Gaya Uniknya
-
Hendak Bom Basilika Santo Petrus Vatikan, Satu ISIS Dibekuk
-
Kuncir Rambut Kate Middleton Ludes Terjual, Harganya Cuma Segini
-
Disebut Pendukung ISIS, Prabowo: Sumpah Saya Bela Pancasila
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!
-
Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo