Suara.com - Regu penyelamat dari Kantor Basarnas Ambon dikerahkan untuk mencari Kapal Motor (KM) Tiga Saudara yang mengalami patah kemudi dan terapung-apung di laut bersama 12 penumpangnya.
"Nakhoda KM Tiga Saudara bernama Ono (40) melaporkan kepada kami pukul 08.40 WIT kalau kapal tersebut mengalami patah kemudi ketika dalam perjalanan dari Namlea, Ibu Kota Kabupaten Buru menuju pelabuhan Ambon," kata Kepala Kantor Basarnas setempat, Muslimin di Ambon, Jumat (18/1/2019).
Kapal tersebut saat ini sedang terapung-apung di sekitar perairan Desa Larike, Kecamatan Leihitu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah.
Setelah menerima laporan nakhoda, 15 menit kemudian Kantor Basarnas Ambon mengerahkan regu penyelamat menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.
"Pukul 08.55 WIT, Tim rescue diberangkatkan ke lokasi untuk memberikan bantuan SAR dengan mengunakan RIB, di mana lokasi pencariannya diduga berada pada koordinat 03 44'25.03"S - 127 53'38.60"E," ujar Muslimin.
Jarak lokasi terapungnya kapal tersebut sekitar 15.30 NM dari Kantor Basarnas Ambon, heading 261.67 arah Barat dari posisi RIB 01 Ambon.
Kondisi cuaca saat ini adalah hujan ringan dengan arah angin Barat - Barat Laut berkecepatan 2 - 20 knots dan ketinggilan gelombang berkisar antara 0.1 2 meter.
Muslimin juga mengimbau masyarakkat nelayan atau pun pengusaha jasa pelayaran antarpulau untuk selalu memperhatikan kondisi perahu dan kapal mereka maupun cuaca sebelum berlayar. (Antara)
Baca Juga: Diperiksa Polisi 11 Jam, Eks Putri Indonesia 2017 Bilang Terima Kasih
Berita Terkait
-
Festival MRS Digelar Seru di Ambon
-
Polisi akan Rekontruksi Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UGM
-
Sri Mulyani Resmikan Jembatan Penghubung di Maluku yang Dibiayai Sukuk
-
Sidang Penganiayaan Kades Ricuh, Dua Keluarga Saling Pukul Hingga Pingsan
-
Jokowi Ganti 44 Pejabat Strategis, Termasuk Kepala Basarnas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?