Suara.com - Mahkamah Agung mencopot jabatan Purwono Edi Santosa sebagai Ketua Pengadilan Negeri Semarang, kemudian memutasi yang bersangkutan ke Pengadilan Tinggi Sumatera Utara.
Juru bicara PN Semarang Eko Budi Supriyanto di Semarang, Senin (21/1/2019) membenarkan mutasi jabatan Purwono ke Pengadilan Tinggi Sumatera Utara.
"Selanjutnya, menjabat sebagai hakim tinggi di PT Sumatera Utara," katanya seperti dilansir dari Antara.
Kini, posisi Ketua PN Semarang diisi oleh Sutaji. Menurut Eko, Sutaji sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PN Jakarta Utara. Serah terima jabatan keduanya dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Jawa Tengah.
Menurut Eko, bahwa Purwono sudah sekitar 1,5 tahun lamanya memimpin di PN Semarang.
Ia juga membantah mutasi Purwono Edi berkaitan dengan perkara suap hakim oleh Bupati Jepara Ahmad Marzuki yang saat ini ditangani KPK.
Menurut dia, surat keputusan mutasi jabatan tersebut sudah terbit sekitar sebulan lalu.
"Maksimal 1 bulan setelah SK keluar, harus mulai aktif di tempat yang baru," katanya.
Sebelumnya, Purwono sempat diperiksa KPK terkait dengan kasus suap Bupati Jepara terhadap hakim PN Semarang Lasito.
Baca Juga: Lagi, KPK Periksa 5 Saksi Kasus Suap Proyek Meikarta
KPK sudah menetapkan Bupati Ahmad Marzuki dan hakim Lasito yang sudah berstatus tersangka.
Berita Terkait
-
Hakim PN Manggala Diperiksa Selama Lima Hari Terkait Dugaan Asusila
-
KPK Periksa Ketua PN Semarang Terkait Kasus Suap Hakim Lasito
-
Eks Panitera PN Jakpus Akui Pernah Ditelepon Nurhadi Terkait Berkas PK
-
Jaksa KPK Sebut Nama Eks Sekretaris MA Nurhadi dalam Dakwaan Eddy Sindoro
-
Rekomendasi KY Soal Integritas Hakim Ketika Mutasi Sering Diabaikan MA
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng
-
Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA
-
Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran