Suara.com - Sejumlah aplikasi cerdik yang mengirim spam ke ponsel Anda dengan iklan telah ditemukan di Google Play Store. Dengan membombardir ponsel Anda dengan iklan, mereka memusnahkan baterai dan membiarkan perangkat lunak jahat tertinggal di perangkat Anda.
Pertama kali ditemukan oleh peneliti keamanan Lukas Stefanko, aplikasi tersebut dimaksudkan mengubah ponsel Anda menjadi remote control virtual untuk televisi atau AC. Tetapi ketika mem-boot-nya, layar ponsel Anda akan 'tidak berfungsi' saat aplikasi mulai memuat malware ke telepon Anda di latar belakang.
Hebatnya, aplikasi ini telah diinstal pada lebih dari 8 juta perangkat. Google mengatakan, telah memburu dan menghapus aplikasi yang menyinggung dari pasar digital.
Tetapi siapa pun yang pernah mengunduhnya harus segera menghapusnya. Semua aplikasi dibuat oleh pengembang yang menyebut dirinya Tools4TV dan mencakup sembilan program berikut:
Remote control untuk TV dan elektronik rumah tangga
Remote untuk televisi gratis
Air conditioner remote control
Remote control TV
remote untuk air conditioner
Remote control untuk mobil (lelucon)
Universal Kontrol jarak jauh
TV Kontrol jarak jauh
TV Remote control
Anda dapat menghapus aplikasi melalui menu Pengaturan pada perangkat Android. Pertarungan melawan aplikasi yang dipenuhi malware adalah masalah yang berkelanjutan bagi pengguna smartphone.
Simon Migliano, kepala penelitian di Top10VPN.com mengatakan bahwa ada sesuatu yang sangat bertentangan dengan uji tuntas Google dan Apple jika mereka mengizinkan perangkat lunak palsu dan bahkan berbahaya ke toko aplikasi mereka.
"Setelah perkembangan terbaru ini, lapisan keamanan yang ditawarkan oleh ini perusahaan terlihat semakin tipis," katanya. [Metro]
Baca Juga: Wow, Pengisian Baterai Ponsel Bisa Pakai Jendela Kaca
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist